Jakarta, CNN Indonesia —
Penjualan Kendaraan Pribadi Elektrik BYD naik melejit Ke tahun ini dan mulai mengacaukan dominasi merek Jepang. Ke Oktober dan November, BYD menjadi merek terlaris ketiga, menggeser Mitsubishi, Suzuki dan Honda serta mulai merayap Ke punggung merek Jepang lainnya, Daihatsu dan Toyota.
Sepanjang November penjualan wholesales BYD sebanyak Di 9.400 unit, angka ini cuma bisa disaingi Toyota 21.600 unit dan Daihatsu 11.600 unit.
Wholesales November 2025
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Toyota 21.642 unit
2. Daihatsu 11.684 unit
3. BYD 9.481 unit
4. Mitsubishi 7.402 unit
5. Suzuki 6.102 unit
6. Honda 3.031 unit
7. Isuzu 2.556 unit
8. Mitsubishi Fuso 2.418 unit
9. Wuling 1.703 unit
10. Hino 1.667 unit
Wholesales Oktober 2025
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Toyota 20.559 unit
2. Daihatsu 11.783 unit
3. BYD 10.593 unit
4. Mitsubishi 7.620 unit
5. Suzuki 5.550 unit
6. Honda 3.647 unit
7. Isuzu 2.402 unit
8. Mitsubishi Fuso 2.324 unit
9. Hino 1.861 unit
10. Chery 1.560 unit
BYD yang membawa Penanaman Modal Asing Rp11,7 triliun Ke Indonesia telah Menyambut pijakan solid buat loncat. Sepanjang Januari-November 2025, penjualan BYD sudah mencapai 40.100 unit.
Rekaman itu menempatkan BYD sebagai merek terlaris keenam Pada 11 bulan, Ke Di Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, Suzuki dan Honda. Kemungkinan besar BYD Akansegera bertahan Ke posisi itu sampai akhir tahun ini jika Ke Desember bisa Merasakan penjualan 9.000 – 10.000 unit.
Ada potensi BYD menggulingkan Honda Ke posisi lima Ke akhir tahun ini meski persentasenya kecil. BYD bisa melakukannya andai penjualan sanggup digeber sampai 15.000 unit Ke Desember, Sambil Honda tak sampai 2.000 unit.
Honda Pada ini merupakan merek Jepang Ke lima besar yang Merasakan Pelemahan Pasar paling parah. Pada Januari-November Honda minus Di 38 persen dibanding periode sama 2024.
Wholesales Januari-Oktober 2025
1. Toyota 224.018 unit
2. Daihatsu 118.774 unit
3. Mitsubishi 63.918 unit
4. Suzuki 55.905 unit
5. Honda 53.301 unit
6. BYD 40.151 unit
7. Isuzu 22.688 unit
8. Fuso 22.681 unit
9. Chery 17.931 unit
10. Kendaraan Hyundai 17.897 unit
Pencapaian BYD Ke kuartal IV ditopang Kendaraan Pribadi Elektrik termurah mereka, Atto 1, yang penjualannya meledak Ke Oktober dan November sebanyak 9.396 unit dan 8.300 unit. Atto 1 menjadi merek terlaris Ke Oktober dan November, mengalahkan pemegang takhta itu Sebelumnya Toyota Kijang Innova.
10 Kendaraan Pribadi terlaris Indonesia November 2025
1. BYD Atto 1 8.333 unit
2. Kijang Innova (Reborn dan Zenix) 4.475 unit
3. Daihatsu Gran Max pikap 4.421 unit
4. Toyota Avanza 3.912 unit
5. Suzuki Carry pikap 3.157 unit
6. Toyota Calya 3.122 unit
7. Toyota Rush 2.597 unit
8. Daihatsu Gran Max (blind van dan minibus) 2.569 unit
9. Mitsubishi Xpander (termasuk Xpander Cross) 2.147 unit
10. Daihatsu Sigra 2.105 unit.
10 Kendaraan Pribadi terlaris Indonesia Oktober 2025
1. BYD Atto 1 9.396 unit
2. Toyota Kijang Innova (Reborn dan Zenix) 4.913 unit
3. Daihatsu Gran Max pikap 4.214 unit
4. Toyota Avanza 3.087 unit
5. Toyota Calya 3.057 unit
6. Suzuki Carry Pikap 2.968 unit
7. Mitsubishi Xpander (termasuk Xpander Cross) 2.751 unit
8. Daihatsu Gran Max (Blind Van dan Minibus) 2.492 unit
9. Honda Brio (Satya dan RS) 2.175 unit
10. Toyota Rush 2.014 unit
BYD plus Denza
Kiprah BYD Lebihterus gemilang lagi bila catatan merek Denza masuk hitungan. Walau cuma menjual satu model, D9, Denza bisa meraup penjualan 192 unit Ke Oktober dan 209 unit Ke November.
“Kami sudah Merasakan Pencapaian 10.000 unit per bulan Ke Oktober dan November Bersama market share (penjualan Kendaraan Pribadi Elektrik) Januari-Oktober 56 persen,” kata Ri Direktur BYD Kendaraan Bermotor Roda Dua Indonesia Eagle Zhao Ke Bogor, Kamis (11/12).
Zhao mengatakan BYD Kendaraan Bermotor Roda Dua Indonesia sudah mendistribusikan 47.300 unit Ke konsumen Pada 11 bulan. Ini merupakan penghitungan gabungan BYD dan Denza.
(fea)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Sederet Prestasi Penjualan BYD Ke RI, Merayap Ke Punggung Merek Jepang











