loading…
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Paraeira Menyediakan keterangan usai pelaksanaan Rakernas I PDIP Ke Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026). Foto: Felldy Utama
“Untuk sejarah politik Indonesia, kalau kita perhatikan belum pernah terjadi Aliansi Politik permanen. Yang ada kalau PDIP kami menyebutnya kerja sama antarpartai,” ujar Andreas usai pelaksanaan Rakernas I PDIP Ke Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026).
Baca juga: Polemik Pemilihan Kepala Lokasi Dibahas Ke Rakernas, PDIP Tegas Dukung Pemilihan Kepal Adaerah Langsung
Istilah Aliansi Politik hanya dikenal Untuk sistem parlementer. Sambil, Indonesia menganut sistem presidensial, yang mana Parpol Berusaha membangun kerja sama politik.
“Apa yang dimaksudkan Didalam Aliansi Politik permanen, apakah Untuk Di-lamanya? Mungkin Saja keinginan para politisi ya silakan. Tapi, kan kami tidak ikut campur soal itu,” katanya.
Andreas menegaskan Untuk pemerintahan Ke bawah kepemimpinan Kepala Negara Prabowo Subianto, PDIP telah Membahas sikap sebagai partai penyeimbang.
“Tidak menyebut diri sebagai partai oposisi. Itu Skor sikap PDIP Untuk sistem politik yang berjalan Pada ini. Dan itu sesuai nilai-nilai Pancasila yang kita pegang sebagai landasan Bangsa kita,” ujarnya.
(jon)
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Tak Oposisi juga Belum Ada Aliansi Politik Permanen Ke Indonesia











