loading…
Potret suasana ibadah Di Kelenteng Toasebio. Foto: Niko Prayoga.
Ketua Harian Vihara Dharma Jaya atau Kelenteng Toasebio, Tjandra Santoso mengatakan bahwa Lok Thung atau kerap dikenal Bersama praktik Tangsin sendiri merupakan Kearifan Lokal berupa ritual keagamaan khas Bersama melibatkan peran sosok yang dipercaya menjadi mediator Untuk roh suci Sebagai membantu umat.
“Loktung itu orang yang dimasuki roh suci Sebagai membantu umat-umat yang membutuhkan Pemberian. Contohnya misalkan dia Lagi sakit, dia curhat Bersama kita, kita bilangnya itu pelayanan Tangsin,” kata Tjandra Pada diwawancarai Melewati saluran telepon, Selasa (17/2/2026).
Baca Juga : Rayakan Imlek, Ratusan Umat Berdatangan Di Kelenteng Toasebio Dari Pagi
Ia menjelaskan bahwa Untuk Lok Thung, Akansegera ada satu mediator yang dirasuki Bersama roh suci yang Akansegera Memberi saran dan kesembuhan Untuk para umat yang Lagi Berjuang Bersama permasalahan. Bentuk penanganan yang disesuaikan Bersama kebutuhan umat.
Nantinya, solusi yang diberikan bisa berupa media air, doa-doa khusus, hingga saran tindakan tertentu yang harus dilakukan Untuk mencapai kesembuhan atau ketenangan batin.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Setelahnya Imlek, Klenteng Toasebio Bakal Gelar Lok Thung Di Perayaan Cap Go Meh











