Bangsa Ini Larang Pemilik Ngecas Kendaraan Pribadi Elektrik Malam Hari


Jakarta, CNN Indonesia

Penduduk Dunia Kendaraan Pribadi Elektrik yang Meresahkan ternyata menimbulkan masalah Terbaru Ke Bangsa kecil Ke selatan India, Sri Lanka. Kebiasaan para pemilik mengecas Ke malam hari ternyata memaksa Bangsa itu membakar lebih banyak batu bara dan bahan bakar diesel Untuk menjaga jaringan listrik tetap beroperasi.

Kepala Negara Sri Lanka Anura Kumara Dissanayake meminta para pemilik Kendaraan Pribadi Elektrik berhenti mengecas malam hari. Dia meminta melakukannya Ke siang hari.

“Isi daya Kendaraan Pribadi Anda Ke siang hari ketika kita Memiliki kelebihan listrik Didalam tenaga surya,” kata Dissanayake Ke Selasa (17/3) diberitakan AFP.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia juga memaparkan pemerintah Akansegera memberlakukan tarif Terbaru buat membatasi pengecasan Ke malam hari.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dissanayake mengatakan Kendaraan Pribadi Elektrik menambah pemakaian listrik sebesar 300 megawatt Pada malam. Hal ini dikatakan membebani jaringan lisrik.

“Pemilik Kendaraan Pribadi Elektrik mengisi daya kendaraan mereka Sesudah pulang kerja. Ini menambah beban Ke jaringan listrik, dan kami terpaksa mengoperasikan semua generator kami Untuk memenuhi lonjakan ini,” kata dia.

Sebagian besar listrik Ke Sri Lanka Ke malam hari dihasilkan pembangkit listrik tenaga batu bara berkapasitas 900 megawatt dan pembangkit listrik diesel 1.000 megawatt. Sumber tenaga Untuk pembangkit listrik ini jauh Didalam citra bersih yang didamba penggunaan Kendaraan Pribadi Elektrik.

Sampai Sekarang Sri Lanka tak punya baterai skala besar Untuk menyimpan energi matahari yang berlimpah Ke siang hari.

Penjualan Kendaraan Pribadi Elektrik telah melonjak Ke Sri Lanka Dari Produk Impor kendaraan Pada lima tahun dicabut Ke Februari 2025. Lebih 10 persen Didalam semua kendaraan yang diimpor Dari Pada itu adalah kendaraan bertenaga listrik.

Penggunaan Kendaraan Pribadi Elektrik didorong krisis energi dampak Pertempuran Ke Timur Di. Sri Lanka sudah melakukan penjatahan bahan bakar.

Bangsa ini telah memberlakukan kerja hanya empat hari Untuk sepekan Untuk menghemat bahan bakar.

(fea)


Add

as a preferred
source on Google






Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Bangsa Ini Larang Pemilik Ngecas Kendaraan Pribadi Elektrik Malam Hari