Makkah –
Untuk memudahkan perjalanan para jamaah Hingga Makkah, Arab Saudi telah menyiapkan dan menyetujui Ide bangunan bandara dan sistem metro Mutakhir.
Hal ini disampaikan Didalam Saleh Al-Rasheed, CEO Komisi Kerajaan Untuk Kota Mekah dan Tempat-Tempat Suci (RCMC) Untuk wawancaranya bersama Harvard Business Review Arabia.
Dikutip Didalam euronews, Jumat (3/4/2026) sebagai Pada Didalam proyek ini, Komisi Kerajaan, sebuah entitas pemerintah yang bertugas Untuk Pembaruan, Pendesainan, dan layanan Di Mekah dan tempat-tempat suci Di sekitarnya, Akansegera bekerja sama Didalam sektor swasta Untuk Menyusun model yang sesuai Untuk Penanaman Modal Untuk Negeri proyek tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada ini Makkah tidak Memperoleh bandara internasional fungsional sendiri. Akan Tetapi, Di tahun 2024 Arab Saudi bereksperimen Didalam kendaraan udara listrik otonom Untuk mengeksplorasi potensi memfasilitasi perjalanan darurat, serta pengiriman peralatan medis.
Hingga Pada ini, sebagian besar jamaah internasional memilih Untuk terbang Hingga Bandara Internasional King Abdulaziz Di Jeddah, yang berjarak Disekitar 100 km Didalam kota suci. Lalu perjalanan mereka Hingga Mekah Melewati jalur darat.
Adapun tantangan Untuk pembangunan bandara ini yaitu medan pegunungan Mekah, termasuk turbulensi, pendekatan yang sulit, dan potensi masalah visibilitas dan cuaca.
“Studi kelayakan dan desain awal telah selesai dan diserahkan kepada pihak berwenang Yang Berhubungan Didalam Untuk menyelesaikan prosedur yang diperlukan sebagai persiapan peluncurannya Di fase Lanjutnya,” kata Al-Rasheed.
Armada Kendaraan Angkutan Umum Mekah terdiri Didalam 400 kendaraan yang beroperasi Di 12 rute yang mencakup 580 kilometer. Layanan ini, yang pertama kali diluncurkan Di tahun 2022, telah mengangkut lebih Didalam 185 juta penumpang Di seluruh kota suci.
Keberadaan bandara ini nantinya Akansegera memangkas waktu perjalanan darat dan mempermudah pergerakan jutaan jamaah yang ingin umrah ataupun haji.
Tahun lalu, menurut data Didalam Otoritas Umum Statistik (GASTAT) Arab Saudi menyambut lebih Didalam 1,5 juta jamaah haji internasional, yang tiba Melewati berbagai titik masuk. Secara total terdapat lebih Didalam 1,6 juta jamaah haji.
Di tahun 2024, statistik haji GASTAT menemukan bahwa jamaah Didalam Eropa, Amerika, Australia, dan Negeri-Negeri lain mencakup 3,2% Didalam total jamaah.
(sym/ddn)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Arab Saudi Akansegera Bangun Bandara Di Makkah











