Penilaian Boleh Tegas, tetapi Jangan Merugikan Kelompok

loading…

Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman mengungkapkan pemerintah menghormati seluruh aspirasi dan kritikan Kelompok Untuk Unjuk Rasa Di Jakarta dan Area lain, Rabu (28/10/2026). Foto/Instagram @polkamri

JAKARTA – Pembantu Presiden Tim Menteri Koordinator Bidang Politik dan Perlindungan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman mengungkapkan pemerintah menghormati seluruh aspirasi dan kritikan Kelompok. Hal itu disampaikan Dudung Menyambut Baik adanya Unjuk Rasa unjuk rasa atau Unjuk Rasa yang terjadi Di Area Jakarta dan Area lainnya Di Rabu (28/10/2026).

“Saya ingin menegaskan kembali, bahwa menyampaikan pendapat merupakan hak konstitusional setiap warga Negeri. Pemerintah menghormati aspirasi, Penilaian, dan masukan Kelompok sebagai Dibagian penting Didalam kehidupan Kedaulatan Rakyat kita,” kata Dudung Untuk tayangan video Di akun Instagram @polkamri.

Baca juga: Ratusan Mahasiswa Mulai Datangi Bundaran HI, Acungkan Salam 3 Jari

Meski begitu, Dudung menegaskan bahwa kebebasan harus berjalan seiring Didalam tanggung jawab. Untuk kesempatan itu, Menko Dudung mengingatkan amanat Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, bahwa penyampaian pendapat Di muka umum harus dilaksanakan Didalam menghormati hukum, ketertiban, dan hak-hak orang lain.

“Lantaran itu saya mengajak seluruh peserta Unjuk Rasa Sebagai menyampaikan aspirasinya secara damai, tertib dan bertanggung jawab,” ujarnya.

“Sampaikan Penilaian Didalam tegas, tetapi tetap santun. Perjuangkan kepentingan Kelompok tanpa merugikan Kelompok lainnya,” sambung Dudung.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Penilaian Boleh Tegas, tetapi Jangan Merugikan Kelompok