loading…
Implemetasi PP TUNAS perlu dirancang secara seimbang. Tidak hanya melindungi anak Bersama risiko digital, tetapi juga menjaga kesiapan generasi muda Indonesia Berusaha Mengatasi ekonomi digital yang Lebihterus Bersaing. Foto/Dok. SindoNews
Senior Trade Analyst and Government Relations Indonesia Services Dialogue (ISD Council) Anika Widiana mengatakan, perlindungan anak merupakan tujuan yang penting. Ke sisi lain Aturan juga harus memperhatikan kebutuhan pembangunan sumber daya manusia yang menjadi fondasi Kemajuan ekonomi Indonesia Ke masa Di. Baca juga: Meutya Hafid: Larangan Bawa Gawai Hingga Sekolah Dukung Implementasi PP Tunas
“Anak-anak dan remaja Pada ini adalah tenaga kerja, inovator, dan pelaku ekonomi digital Indonesia Ke dekade mendatang. Sebab itu, perlindungan digital perlu berjalan beriringan Bersama Pembuatan Kekuatan yang mereka butuhkan Untuk bersaing Ke era ekonomi berbasis Keahlian,” katanya, Senin (8/6/2026).
Menurut Anika, media sosial dan Media Online Pada ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai sarana hiburan. Untuk jutaan anak dan remaja, Media Online telah menjadi ruang belajar informal Untuk Menyusun kemampuan komunikasi, Inovasi, kewirausahaan, desain digital, Koding, pemasaran digital, hingga kolaborasi lintas Bangsa.
Berbagai laporan internasional Bersama OECD dan World Economic Forum Menunjukkan bahwa Kekuatan digital, kemampuan berkolaborasi secara daring, serta literasi Keahlian menjadi kompetensi yang Lebihterus menentukan produktivitas dan daya saing tenaga kerja Internasional. Ke Ditengah transformasi ekonomi digital yang berlangsung cepat, akses Di ruang pembelajaran digital menjadi Lebihterus penting.
“Jika Indonesia ingin keluar Bersama jebakan Bangsa berpendapatan menengah dan Memperbaiki produktivitas ekonomi, maka Penanaman Modal Untuk Negeri Ke Kekuatan digital generasi muda harus menjadi prioritas. Ruang digital merupakan salah satu sarana penting Untuk membangun kompetensi tersebut,” ujarnya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda Ke Ekonomi Digital











