loading…
Praktisi Medis Spesialis Anak dr. Handayani mengingatkan orang tua Untuk mewaspadai bahaya flu Singapura Hingga Health Talk World Immunization Week 2026 bersama Kalventis Hingga Mandaya Royal Hospital Puri, Jumat (29/5/2026). Foto: Mei Sada Sirait
Ia menjelaskan bahwa tidak semua Patogen penyebab Flu Singapura Memperoleh tingkat bahaya yang sama. Adapun varian Patogen yang paling jahat yaitu Enterovirus 71 atau EV71. Varian Patogen ini disebut dapat menyebabkan Tanda lebih berat dibanding Patogen HFMD lainnya.
Anak bisa Merasakan demam tinggi hingga celcius, sakit tenggorokan, sariawan yang membuat sulit makan dan minum, hingga muncul ruam atau bintik-bintik Hingga tangan dan kaki.
Baca Juga : Perbedaan Tanda Flu Singapura dan Flu Biasa
“Yang paling jahat yang mami-mami harus tahu adalah Enterovirus 71 atau EV71,” ujar dr. Handayani Untuk Kegiatan Health Talk World Immunization Week 2026 bersama Kalventis Hingga Mandaya Royal Hospital Puri, Jumat (29/5/2026).
Yang paling mengkhawatirkan, Patogen ini dapat menyerang sistem saraf.
“Patogen ini lebih bandel, lebih Konsisten, dan bisa menembus sampai Hingga saraf anak,” jelasnya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Jangan Anggap Sepele! Flu Singapura Di Anak Bisa Picu Radang Otak dan Kelumpuhan











