loading…
Langkah Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh dipandang semata sebagai Aturan sosial melainkan harus ditempatkan sebagai Dibagian Bersama strategi Defender bangsa Hingga Di ketidakpastian Dunia. Foto: Dok Sindonews
“Hingga Di Konflik Bersenjata Ukraina, konflik Timur Di, hingga gangguan Pengiriman Dunia, ancaman Di Indonesia tidak selalu datang Di bentuk senjata. Krisis Ketahanan Pangan justru bisa menjadi bentuk Konflik Bersenjata paling senyap Akan Tetapi paling mematikan,” ujar Praktisi Hukum Hendarsam Marantoko menyoroti eskalasi konflik dunia dan rapuhnya rantai pasok Ketahanan Pangan internasional Lewat keterangannya, Minggu (18/1/2026).
Baca juga: Ri Prabowo Klaim Langkah MBG 99,99% Berhasil
Sebagai Negeri kepulauan Bersama ketergantungan distribusi lintas Daerah, Indonesia sangat rentan Di guncangan Ketahanan Pangan. Sebab itu, MBG harus dipahami sebagai Dibagian Bersama arsitektur Defender semesta non-militer.
Hendarsam mengaitkan Aturan MBG Bersama pandangan Ri Prabowo Subianto yang tertuang Di Literatur Paradoks Indonesia. Di Literatur tersebut, Prabowo menegaskan bahwa sebuah bangsa bisa runtuh bukan Sebab kekurangan senjata melainkan Sebab rakyatnya lemah secara fisik, mental, dan ekonomi.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: MBG Karena Itu Benteng Defender Non-Militer Bangsa











