Pangeran Arab Henti Jantung akibat Alkohol-Medis-Obatan Terlarang, Sempat Berjuang Lawan Kecanduan

Jakarta

Nasib tragis menimpa seorang pangeran asal Arab Saudi berusia 29 tahun, Pangeran Abdullah bin Fahad bin Abdullah bin Abdulaziz bin Jalawi Al Saud. Ia ditemukan tewas Ke kamar Hotel Marriott Kensington, London, Inggris, akibat henti jantung usai mengonsumsi campuran alkohol dan Medis-Obatan Terlarang secara berlebihan (overdose).

Sebelumnya ditemukan meninggal dunia Ke 25 November 2025, sang pangeran rupanya sempat berjuang melawan ketergantungan zat berbahaya.

Ia Malahan pernah masuk fasilitas rehabilitasi Untuk menjalani Langkah detoksifikasi Untuk mengatasi kecanduan alkohol dan Terapi resep yang diidapnya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pangeran Abdullah sempat dirawat Ke Klinik Priory Ke Roehampton Ke Agustus 2025. Menurut penuturan konsultan psikiater Dr Victoria Chamorro, pangeran merespons Penanganan Bersama sangat baik dan berhasil menyelesaikan Langkah detoks fisik tanpa komplikasi.

“Beliau Menunjukkan respons positif Di intervensi dan menyelesaikan Langkah detoksifikasi. Ketika meninggalkan klinik, Skuat medis tidak melihat adanya indikasi atau risiko bunuh diri,” ungkap Dr Victoria Di persidangan, dikutip Bersama India News Network.



Usai Bersama Roehampton, ia juga sempat melanjutkan Penanganan Ke Klinik Rainford Hall Ke Merseyside hingga Oktober 2025, Sebelumnya akhirnya dinyatakan membaik dan dipulangkan.

Kena Henti Jantung Akibat ‘Koktail’ Zat Berbahaya

Akan Tetapi sayang, perjuangan tersebut runtuh ketika ia bertolak Di London Ke 19 November 2025 Untuk kunjungan singkat. Seorang petugas kebersihan hotel menemukan sang pangeran sudah tak bernyawa Ke lantai kamar mandi, Bersama Pengganti lengkap.

Laporan hasil otopsi dan toksikologi Menginformasikan fakta mengerikan. Kadar alkohol Ke Di darahnya mencapai 222 mg per 100 ml.

Itu hampir setara Bersama tiga kali lipat Bersama batas aman legal mengemudi Ke Inggris, yang Berpeluang memicu koma. Tak hanya alkohol, Skuat medis juga menemukan ‘koktail’ zat berbahaya lain Ke Di tubuhnya, seperti:

  • Gamma-hydroxybutyrate (GHB): Jenis Terapi penenang atau Medis-Obatan Terlarang pesta berisiko tinggi Di kadar berbahaya
  • Xanax: Terapi resep penenang golongan benzodiazepin
  • Ganja: Jejak zat kanabinoid

Komitmen mematikan Antara alkohol konsentrasi tinggi, GHB, dan Terapi penenang inilah yang memicu henti jantung mendadak (cardiac arrest) hingga merenggut nyawanya.

Dipastikan Murni Kecelakaan

Asisten Koroner Jean Harkin menegaskan bahwa kematian Pangeran Abdullah murni disebabkan Dari kecelakaan akibat keracunan gabungan berbagai jenis Terapi (polydrug toxicity). Tidak ditemukan indikasi bunuh diri, surat wasiat, maupun keterlibatan orang lain Ke kamar hotel tersebut.

Kabar duka ini telah dikonfirmasi secara resmi Dari pihak Istana Kerajaan Saudi, Ke mana prosesi salat jenazah digelar Ke Masjid VIP Imam Turki bin Abdullah, Riyadh.

Penyalahgunaan Terapi penenang yang dicampur Bersama alkohol dan zat ilegal merupakan kombinasi yang sangat berbahaya Untuk sistem saraf pusat dan jantung, sebab dapat menekan pernapasan hingga memicu henti jantung secara mendadak.

Saksikan Live DetikSore:

Halaman 2 Bersama 2

(sao/suc)



Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Pangeran Arab Henti Jantung akibat Alkohol-Medis-Obatan Terlarang, Sempat Berjuang Lawan Kecanduan