Jakarta, CNN Indonesia —
ZF Group memperkuat Usaha aftermarket Di Indonesia Bersama Memperkenalkan kerjasama Bersama PT Mitra Kencana Nusantara (MKN) sebagai distributor tunggal (sole distributor) produk TRW.
Kolaborasi ini diumumkan bersamaan Bersama penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan peluncuran TRW Di Jakarta, Sabtu (25/7).
“Indonesia merupakan Kendaraan Bermotor Roda Dua penggerak utama Kemajuan ekonomi Di kawasan Asia Tenggara. Bersama total Pertumbuhan kendaraan berjalan (Vehicle in Operation/VIO) mencapai 27,3 juta unit, Di mana 20,9 juta Di antaranya merupakan kendaraan penumpang, Indonesia menempati teratas Untuk prioritas Internasional ZF Group. ZF ingin memaksimalkan potensi ini Bersama menggandeng MKN,” kata Teoh Chee How, Vice President of ZF Aftermarket and Head of Asia Pacific.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kesempatan itu juga dilakukan peluncuran berupa brake pad (kampas rem), disk brake (piringan rem/cakram) dan shock absorber (peredam kejut/suspensi). Sebagai contoh harga jual kampas rem TRW mulai Untuk Rp200 ribuan tergantung jenis mobilnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produk bahan casting cakram TRW diklaim memenuhi standar internasional GG20/GG15HC (standar Eropa) dan G3000 (standar Amerika Serikat). ZF optimistis bisa memenuhi kebutuhan pemilik kendaraan yang Pada Merasakan pergeseran perilaku konsumen.
Pada ini pemilik Kendaraan Pribadi pasca-garansi resmi, kini Lebih selektif Untuk memilih komponen pengganti. Konsumen umumnya mencari suku cadang alternatif yang lebih terjangkau Akan Tetapi menolak berkompromi Bersama aspek keselamatan.
Celah pasar inilah yang diisi Bersama TRW sebagai solusi bernilai tinggi sekaligus alternatif produk premium Akan Tetapi harga terjangkau.
Produk TRW yang dipasarkan Berorientasi Di kendaraan penumpang (Passenger Car), mencakup komponen Hydraulic Cylinder, Friction Parts (sistem pengereman/rem), Shock Absorber, dan Linkage System.
Sambil Itu, produk best-seller Di Indonesia didominasi segmen kelompok Hydraulic Cylinder (seperti Brake Master Cylinder dan Brake Wheel Cylinder), Friction Parts (seperti Brake Pad/Shoe dan Brake Disc) serta Shock Absorber.
“Target kami tidak main-main: Untuk rata-rata 80 persen cakupan pasar Kendaraan Pribadi Jepang Pada ini, ZF Akansegera menembus Di atas 90 persen product coverage Di 2027. Kemitraan Bersama MKN adalah langkah taktis kami Untuk memastikan ketersediaan produk (availability) tanpa celah Untuk Sabang sampai Merauke,” ucap Benny Liem, Country Head of ZF Aftermarket Indonesia.
Incar Kendaraan Pribadi Jepang
Benny tidak menampik bahwa penjualan Kendaraan Pribadi Terbaru Di Indonesia Untuk beberapa tahun terakhir terjadi penurunan. Sambil Itu volume penjualan Kendaraan Pribadi bekas berkaca Di Situasi pasar Kendaraan Pribadi Terbaru.
Di satu sisi, Benny masih melihat potensi Untuk produk TRW, dan pihaknya optimis pasar TRW Akansegera terus Meresahkan dan membidik Kendaraan Pribadi pabrikan Jepang yang Pada ini merajai penjualan Kendaraan Pribadi Di Indonesia.
Untuk diketahui, jumlah total kepemilikan Kendaraan Pribadi Di Indonesia secara keseluruhan telah menembus angka 20 juta unit dan jumlahnya terus bertambah yang dinilai sebagai pasar potensial Untuk TRW.
“Bicara 10 tahun lagi dan Bisa Jadi perkembangnnya tidak sebesar Sebelumnya, tapi 20 juta ini marketnya sudah ada, dan 90 persennya Kendaraan Pribadi Jepang. Kami Akansegera cover dan potensi marketnya ada,” ucap Benny.
(Regu/mik)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: TRW Bidik Pasar Kendaraan Pribadi Bekas Indonesia











