Jakarta –
Sebuah insiden berdarah terjadi Di salah satu ikon Kota Paris, Arc de Triomphe. Seorang pria ditembak mati Sesudah diduga Melakukanupaya menyerang petugas Pada prosesi upacara api abadi Di Jumat.
Dikutip Untuk The Independent Di Sabtu (14/2/2026), pria tersebut mengacungkan Pisau dan Alat Potong kepada petugas Pada prosesi penyalaan api abadi Sebagai menghormati Tentara Tak Dikenal Di Arc de Triomphe. Dia dilaporkan mencoba menyerang salah satu petugas yang berjaga Untuk upacara tersebut.
Melihat ancaman itu, petugas lain bergerak cepat dan melepaskan tembakan Sebagai melumpuhkan pelaku. Kepolisian memastikan tidak ada warga sipil maupun anggota polisi yang terluka Untuk insiden tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut keterangan kantor kejaksaan antiterorisme Prancis, Dugaan Pelaku merupakan warga Negeri Prancis kelahiran 1978. Dia meninggal dunia Di Puskesmas akibat luka tembak. Pihak berwenang tidak merilis identitasnya.
Kantor kejaksaan menyebut pria itu adalah residivis yang Sebelumnya dijatuhi hukuman 17 tahun penjara Dari Lembaga Proses Hukum Di Brussels Di 2013 atas percobaan Merenggut Nyawa bermotif Aksi Teror Pada tiga petugas polisi Di Molenbeek, Belgia, setahun Sebelumnya.
Dia awalnya dipenjara Di Belgia Sesudah Itu dipindahkan Hingga Prancis Di 2015 Sebagai menjalani sisa masa hukumannya.
Dugaan Pelaku dibebaskan Di 24 Desember 2025 dan Untuk Pada Itu berada Di bawah pengawasan serta pemantauan yudisial. Sebelumnya meninggal, kejaksaan telah membuka penyelidikan atas dugaan percobaan Merenggut Nyawa yang berkaitan Bersama Aksi Massa Aksi Teror.
Lewat media sosial X, Pembantu Presiden Tim Menteri Untuk Negeri Prancis, Laurent Nuñez, mengapresiasi kesigapan aparat Untuk Berjuang Bersama ancaman tersebut.
Di Jumat malam, kehadiran polisi tampak Meresahkan Di Disekitar monumen yang berdiri Di ujung jalan Champs-Élysées itu. Area Disekitar sempat ditutup Sebagai umum, meski bundaran lalu lintas Di sekelilingnya tetap dibuka Untuk kendaraan.
Stasiun metro terdekat juga ditutup Sambil Itu atas permintaan polisi, menurut operator transportasi umum Paris, RATP.
(bnl/fem)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Upacara Berdarah Di Arc de Triompe Paris











