loading…
Peristiwa Pidana Super Flu terus merebak Di Indonesia. Foto/Medical News Today
Berdasarkan hasil pemeriksaan Kementerian Keadaan, varian influenza tersebut telah terdeteksi Di Indonesia Sebelum Agustus 2025.
Untuk siaran persnya Di Kamis (1 Januari 2025), Direktur Infeksi Kementerian Keadaan menuturkan bahwa sebagian besar Peristiwa Pidana ditemukan Di perempuan dan kelompok usia anak. Didalam 843 spesimen positif influenza , sebanyak 348 sampel menjalani pemeriksaan WGS. Seluruh varian yang terdeteksi merupakan varian yang dikenal dan bersirkulasi secara Dunia.
Baca Juga : Musim Pancaroba Influenza Tipe A Merebak, Ini Tanda yang Harus Diwaspadai
Kemenkes menekankan bahwa temuan ini menjadi sinyal penting Sebagai Memperbaiki kewaspadaan Di penyebaran influenza, terutama varian Terbaru yang Memiliki tingkat penularan tinggi.Munculnya “Super Flu” Subclade K merupakan pengingat bahwa Patogen influenza tetap menjadi ancaman Keadaan yang dinamis.
Subclade K sebenarnya bukanlah Patogen yang sepenuhnya Terbaru. Patogen ini adalah mutasi terbaru Didalam Patogen Influenza A (H3N2). Patogen H3N2 sendiri telah bersirkulasi Pada puluhan tahun sebagai Pada Didalam flu musiman.
Subclade K harus diwaspadai Sebab lebih mudah menular dibandingkan varian Sebelumnya.
Varian ini telah mendominasi Peristiwa Pidana Di Inggris dan Jepang. Di New York, Amerika Serikat, dilaporkan lebih Didalam 71.000 warga terinfeksi hanya Untuk waktu satu pekan.
Baca Juga : Jaga Imunitas Di Musim Hujan: Ini 3 Minuman Alami Penangkal Flu
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Waspada! Kemenkes Temukan 62 Peristiwa Pidana Super Flu, Perempuan dan Anak-Anak Rentan Terserang











