Rumput laut Di ini dikenal sebagai bahan Minuman yang banyak digunakan Di berbagai hidangan. Tak hanya Memiliki cita rasa khas, rumput laut ternyata juga menyimpan sejumlah manfaat Untuk Kesejajaran.
Rumput laut sebenarnya bukan tanaman, melainkan istilah umum Untuk ribuan jenis alga laut. Organisme ini memanfaatkan sinar matahari Untuk tumbuh dan menyerap Gizi langsung Di air laut.
Sejumlah jenis rumput laut yang bisa dikonsumsi Di lain nori, wakame, dan kombu. Kandungan nutrisinya membuat rumput laut mulai dilirik sebagai salah satu sumber Ketahanan Pangan berkelanjutan yang juga baik Untuk Kesejajaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip Di laporan Kesejajaran, berikut sejumlah manfaat rumput laut Untuk tubuh.
1. Pencernaan lebih sehat
Rumput laut kaya Akansegera polisakarida, yakni rantai panjang molekul gula yang menjadi Pada Di dinding sel alga. Sebagian senyawa ini sulit dicerna tubuh tanpa Pemberian mikroba baik Di Di usus.
Polisakarida tersebut justru menjadi sumber Minuman Untuk mikroba baik Agar membantu menjaga Kesejajaran mikrobiota usus.
Mikroba baik juga dapat memfermentasi polisakarida menjadi asam lemak rantai pendek. Senyawa ini berperan penting Di menjaga Kesejajaran usus, termasuk memberi energi dan membantu memperbaiki sel-sel yang melapisi dinding usus.
Ahli Pola Makan klinis Di University of North Carolina Rex Hospital, Shelly Wegman, menjelaskan bahwa asam lemak rantai pendek membantu memberi energi sekaligus memperbaiki sel-sel lapisan usus.
2. Mengandung protein lengkap
Rumput laut juga mengandung sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh Untuk membentuk protein. Protein sendiri berperan Di membangun otot dan memperbaiki jaringan tubuh.
Jumlah protein Di rumput laut berbeda-beda, tergantung jenisnya. Salah satu Studi menemukan rumput laut kering jenis nori bisa mengandung hingga 47 persen protein berdasarkan beratnya.
Meski demikian, ahli gizi Di Toronto Metropolitan University, Yvonne Yuan, mengingatkan bahwa porsi rumput laut yang biasa dikonsumsi relatif kecil. Sebab itu, rumput laut belum tentu bisa memenuhi kebutuhan protein Di satu kali makan.
3. Mengandung zat besi dan vitamin B12
Rumput laut tumbuh Di lingkungan laut yang kaya mineral. Hal ini membuat beberapa jenis rumput laut Memiliki kandungan Gizi tertentu yang cukup tinggi, termasuk zat besi dan vitamin B12.
Zat besi dibutuhkan tubuh Untuk membantu mengangkut oksigen Di berbagai organ. Sambil Itu, vitamin B12 berperan Di pembentukan dan pemeliharaan sel darah merah serta sel saraf.
Kedua Gizi tersebut kerap menjadi perhatian Di pola makan berbasis tumbuhan Sebab tidak selalu mudah diperoleh Di sumber Ketahanan Pangan nabati.
Profesor ilmu Ketahanan Pangan dan gizi Di Chalmers University of Technology, Swedia, Ingrid Undeland, menyebut rumput laut dapat membantu melengkapi asupan Gizi tersebut.
Di sebuah analisis, lima gram nori kering atau setara Bersama jumlah yang biasa ditemukan Di satu kemasan camilan mengandung hampir 1,4 miligram zat besi.
Jumlah tersebut setara Bersama Di 17 persen kebutuhan zat besi harian pria dan 8 persen kebutuhan harian wanita.
Sambil Itu, satu lembar nori kering disebut dapat mengandung Di 80 persen kebutuhan vitamin B12 harian.
4. Perlu memperhatikan kandungan yodium
Meski Memiliki beragam manfaat, konsumsi rumput laut tetap perlu diperhatikan. Salah satu mineral yang terkandung Di dalamnya adalah yodium.
Tubuh membutuhkan yodium Untuk memproduksi hormon tiroid. Akan Tetapi, beberapa jenis rumput laut dapat mengandung yodium Di jumlah sangat tinggi.
Sebab itu, konsumsi rumput laut sebaiknya tidak berlebihan, terutama Di jenis yang Memiliki kandungan yodium tinggi.
Halaman 2 Di 2
(naf/naf)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: 4 Hal yang Terjadi Di Tubuh Pada Sering Makan Rumput Laut Termasuk Nori











