Jakarta –
Untuk Memperbaiki stamina, warga Di Makassar nekat minum oli mesin. Ahli gizi dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun memberi peringatan keras.
Unjuk Rasa tak biasa viral Di media sosial, sekelompok orang Di Makassar nekat minum oli mesin kendaraan. Mereka melakukannya Sebab percaya cairan tersebut bisa Memperbaiki stamina dan energi tubuh.
Peristiwa ini terekam Di video yang beredar luas, memperlihatkan para remaja hingga orang dewasa bergantian menenggak oli secara langsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanpa alat pengaman atau dasar ilmiah, Unjuk Rasa tersebut langsung menuai reaksi keras Di netizen yang khawatir Berencana dampaknya Untuk Kesejaganan.
|
Viral Di media sosial sekelompok pria Di Makassar meminum oli. Foto: Viral Di media sosial sekelompok pria Di Makassar meminum oli. (dok. Istimewa)
|
Unjuk Rasa ini dilakukan secara sadar dan Justru direkam lalu dibagikan Di media sosial hingga viral. Video tersebut langsung menyita perhatian publik dan menuai reaksi keras Di netizen.
Banyak yang menilai Unjuk Rasa itu sangat berbahaya, terlebih dilakukan tanpa dasar ilmiah maupun langkah pengamanan apa pun, Supaya Berpeluang menimbulkan risiko Kesejaganan serius.
Menyambut Baik kejadian ini, Sekretaris MUI Sulawesi Selatan, Prof. Muammar Bakry, menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dibenarkan Di Islam.
“Tindakan ini jelas bertentangan Di prinsip menjaga jiwa dan Kesejaganan yang wajib Di ajaran Islam,” ujarnya seperti yang dikutip Di MUI.or.id (8/4).
Ilustrasi oli mesin. Foto: dok. Daihatsu |
Pihak Dinas Kesejaganan Makassar juga bergerak cepat Di menurunkan Skuat Untuk melacak dan Meninjau Kebugaran orang-orang yang terlibat Di Unjuk Rasa tersebut.
Langkah ini dilakukan Untuk memastikan keselamatan mereka sekaligus Memberi Pelatihan kepada Kelompok Yang Berhubungan Di bahaya mengonsumsi zat beracun.
Di Di Itu, pihak dinas juga berencana menggencarkan Promosi Politik Pelatihan publik mengenai risiko konsumsi zat non-Ketahanan Pangan, termasuk bahan kimia dan pelarut industri.
Upaya ini diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terulang Di Lalu hari.
Di sisi medis, para ahli mengingatkan bahwa oli mesin mengandung berbagai zat berbahaya seperti logam berat, hidrokarbon aromatik, serta bahan kimia aditif lainnya.
Jika tertelan, zat-zat tersebut dapat menyebabkan Tanda-Tanda akut seperti muntah dan diare, hingga kerusakan organ vital seperti hati dan ginjal.
Di jangka panjang, paparan zat beracun tersebut juga dapat merusak sistem saraf dan Memperbaiki risiko kanker.
Dikutip Di Sinar Daily (9/4) ahli toksikologi Di Universitas Hasanuddin, Dr. Lestari, menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim manfaat tersebut.
“Tidak ada bukti ilmiah bahwa minum oli bisa Memperbaiki stamina atau energi. Justru ini merupakan tindakan berisiko tinggi yang dapat mengancam nyawa,” jelasnya.
Ia pun mengimbau Kelompok agar tidak mudah percaya Di informasi yang tidak jelas sumbernya.
(raf/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Viral Warga Makassar Minum Oli Untuk Stamina, Ini Kata Ahli dan MUI












