loading…
Foto: Doc. Istimewa
Jumlah intervensi Ke 2026 tersebut menambah cakupan penerima manfaat Langkah Satu Telur Sehari yang telah dijalankan Sebelum 2024. Ke tahap awal pelaksanaannya, Langkah ini telah menyalurkan lebih Untuk 292.000 butir telur kepada 1.662 anak yang terindikasi stunting Ke berbagai Area.
Langkah ini menjadi bentuk intervensi gizi langsung Untuk anak-anak yang membutuhkan Dukungan protein hewani Ke masa Perkembangan krusial.
Kabar gembiranya, berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan bersama dinas Yang Berhubungan Didalam dan kader posyandu, lebih Untuk 75 persen penerima manfaat Menunjukkan peningkatan status gizi. Capaian tersebut tidak hanya dipengaruhi Didalam Dukungan asupan protein, tetapi juga Didalam Pembelajaran gizi berkelanjutan serta perubahan pola asuh Ke tingkat keluarga.
Selain intervensi gizi langsung, Alfamart melengkapi Langkah ini Didalam pemberdayaan keluarga sebagai penopang Sustainability penanganan stunting. Upaya tersebut mencakup Pembelajaran gizi Untuk orang tua, penguatan peran ibu Untuk pemenuhan gizi keluarga, serta pendampingan perubahan perilaku Kehidupan Sehat Ke tingkat Tempattinggal tangga.
Pelaksanaan Langkah Satu Telur Sehari dilakukan Lewat kolaborasi Didalam dinas Yang Berhubungan Didalam dan kader posyandu setempat. Setiap anak memperoleh konsumsi satu telur per hari sebagai sumber protein hewani esensial, disertai pendampingan rutin Sebagai memastikan ketepatan sasaran serta pemantauan tumbuh kembang anak.
“Momentum Hari Gizi Nasional 2026 kami maknai sebagai pengingat pentingnya konsistensi intervensi gizi Sebelum usia dini. Upaya yang dilakukan tidak hanya Berorientasi Ke pemenuhan asupan gizi, tetapi juga Ke penguatan keluarga sebagai lingkungan pertama tumbuh kembang anak,” ujar Rani Wijaya, General Manager Corporate Communications Alfamart.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Alfamart Perkuat Intervensi Gizi Anak Ke 2026 Didalam 510.000 Butir Telur











