loading…
Sebuah studi Mutakhir yang dipublikasikan Di jurnal Science menyoroti potensi hubungan Di kandungan lemak, termasuk telur, Bersama Kemajuan kanker payudara. Foto/Once Upon a Chef
Studi ini secara khusus menyoroti peran asam linoleat. Ini merupakan sejenis lemak omega-6 yang umum ditemukan Di Energi nabati seperti Energi kedelai dan bunga matahari, serta Di produk hewani seperti daging babi dan telur .
Hasil studi Menunjukkan bahwa asam linoleat dapat memicu perkembangan kanker payudara triple-negatif, jenis kanker yang dikenal sangat agresif dan sulit diobati.
Para ilmuwan Bersama Weill Cornell Medicine menemukan bahwa asam linoleat dapat mengaktifkan jalur Kemajuan sel yang disebut mTORC1, sebuah sistem sinyal Di tubuh yang mengatur Kemajuan sel berdasarkan ketersediaan Gizi. Jalur ini diketahui berperan penting Di Kemajuan berbagai jenis kanker.
Menariknya, asam linoleat hanya mempercepat Kemajuan sel Di kanker payudara triple-negatif, dan efek ini tidak ditemukan Di jenis kanker lainnya. Proses ini dimediasi Bersama protein FABP5, yang berfungsi sebagai “pengangkut” asam lemak Di Di sel.
Dilansir Bersama Times of India, Jumat (4/4/2025), Di tumor triple-negatif, jumlah FABP5 jauh lebih tinggi, Supaya Keterlibatan Di asam linoleat dan FABP5 memicu aktivasi jalur mTORC1 dan mempercepat Kemajuan sel kanker.
“Kami kini memahami bahwa asam linoleat memicu Kemajuan sel kanker Lewat mekanisme yang sangat spesifik,” kata Dr. John Blenis, penulis utama studi dan profesor Di Departemen Farmakologi Weill Cornell Medicine.
“Temuan ini memperjelas hubungan Di pola makan tinggi lemak omega-6 dan kanker, serta bisa menjadi dasar Sebagai rekomendasi gizi yang lebih terarah,” sambungnya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Benarkah Mengonsumsi Telur Bisa Menyebabkan Kanker Payudara?