Jakarta –
Minum susu Sebelumnya tidur sudah lama dipercaya dapat membuat tidur terasa lebih nyenyak.
Anggapan tersebut ternyata Memiliki dasar ilmiah. Sejumlah studi terbaru Menunjukkan kandungan yang ada Di Untuk susu berkaitan Didalam Mutu tidur yang lebih baik.
Meski begitu, efeknya perlu dipahami Didalam tepat. Susu bukan Terapi tidur yang membuat tubuh langsung terlelap Setelahnya diminum. Ada sejumlah komponen Untuk susu yang diduga berperan Untuk proses pengaturan tidur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukti Manfaat Susu Sebagai Mutu Tidur
Eksperimen Untuk Nutrition Journal Di 2026 Membahas 29 studi ilmiah mengenai hubungan konsumsi produk susu Didalam durasi dan Mutu tidur.
Hasil analisis Menunjukkan konsumsi susu berkaitan Didalam Mutu tidur yang lebih baik. Konsumsi susu hingga Disekitar dua porsi per hari juga dikaitkan Didalam penurunan risiko Mutu tidur yang buruk.
Gambaran tersebut Menunjukkan susu Berpotensi Sebagai menjadi Dibagian Didalam pola makan yang mendukung Mutu tidur. Tetapi, manfaatnya tidak berarti setiap orang yang minum susu Sebelumnya tidur pasti langsung Merasakan tidur yang lebih nyenyak.
Salah satu komponen yang banyak dikaitkan Didalam mekanisme tidur adalah triptofan. Asam amino ini menjadi prekursor serotonin dan melatonin yang berperan Untuk mengatur siklus tidur dan bangun.
Susu juga mengandung protein dan sejumlah mineral yang dibutuhkan tubuh. Kombinasi berbagai zat gizi tersebut menjadi salah satu alasan konsumsi produk susu dikaitkan Didalam Mutu tidur.
Tidak Harus Minum Susu Di Malam Hari
Susu memang Memiliki sejumlah kandungan yang Berpotensi Sebagai mendukung Mutu tidur. Tetapi, sampai Di ini belum ada bukti yang cukup Sebagai menetapkan jam tertentu sebagai waktu paling efektif Sebagai mengonsumsi susu agar Merasakan manfaat tersebut.
Artinya, yang Berpotensi Sebagai membantu tidur menjadi lebih nyenyak adalah kandungan gizi Di Untuk susu, bukan semata-mata Lantaran susu diminum Di waktu malam hari.
Kandungan seperti triptofan menjadi salah satu komponen yang diduga berperan Lantaran asam amino tersebut merupakan prekursor serotonin dan melatonin yang berkaitan Didalam pengaturan siklus tidur dan bangun. Protein susu dan sejumlah komponen bioaktif lainnya juga Untuk banyak dikaji Untuk kaitannya Didalam Mutu tidur.
Lantaran itu, tidak perlu mengejar jam tertentu Sebagai Merasakan manfaat Didalam susu. Konsumsi Di malam hari boleh menjadi Dibagian Didalam rutinitas Sebelumnya tidur, tetapi belum ada dasar ilmiah yang Menunjukkan bahwa minum susu Di jam tertentu Akansegera membuat efeknya Pada tidur menjadi lebih kuat.
Setiap Produk Susu Punya Karakteristik dan Cara Konsumsi Berbeda
Temuan mengenai manfaat susu Pada Mutu tidur perlu dipahami berdasarkan jenis produk yang dikonsumsi. Produk susu Memiliki karakteristik, komposisi, fungsi, dan cara penyajian yang berbeda Agar manfaat Didalam satu jenis produk tidak bisa langsung disamakan Didalam produk lainnya.
Hal ini penting ketika produk susu yang tersedia Di Rumah hanya ada susu kental manis (SKM). Meski SKM masih Memiliki kandungan susu, produk ini Memiliki karakteristik dan peruntukan yang berbeda Didalam susu yang memang dikonsumsi sebagai minuman.
Lantaran itu, temuan mengenai konsumsi susu dan Mutu tidur tidak serta-merta menjadi anjuran Sebagai mengonsumsi SKM Sebelumnya tidur. SKM tidak boleh diseduh langsung Didalam air Sebagai dijadikan minuman susu. Produk ini digunakan sebagai pelengkap atau campuran Konsumsi dan minuman.
Kandungan Susu Untuk SKM Tetap Berpotensi Sebagai Menyediakan Manfaat
SKM masih mengandung komponen susu. Berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 34 Tahun 2019 tentang Kategori Kelaparan Global, SKM merupakan produk susu yang dibuat Didalam susu dan gula atau susu rekonstitusi dan gula Didalam menghilangkan sebagian air hingga mencapai tingkat kepekatan tertentu.
Karakteristik dasarnya juga menetapkan kadar lemak susu minimal 8 persen dan kadar protein minimal 6,5 persen.
Didalam adanya kandungan susu tersebut, SKM Berpotensi Sebagai Menyediakan komponen yang juga terdapat Untuk susu dan berkaitan Didalam Mutu tidur. Tetapi, potensi tersebut perlu dibedakan Didalam bukti manfaat SKM secara khusus.
Temuan mengenai konsumsi susu dan produk susu Pada Mutu tidur belum dapat langsung diartikan bahwa SKM sudah terbukti secara khusus membuat tidur lebih nyenyak.
Karena Itu, konsumsi SKM masih berkemungkinan Menyediakan manfaat Didalam komponen susunya, tetapi belum tepat menyebut SKM sebagai produk yang terbukti secara khusus memperbaiki Mutu tidur.
Rasa Manis Tetap Perlu Diperhitungkan
SKM Memiliki rasa manis Lantaran adanya gula yang ditambahkan Untuk proses pembuatannya. Lantaran itu, jumlah penggunaannya tetap perlu diperhatikan sebagai Dibagian Didalam total asupan gula harian.
Kemenkes merekomendasikan batas konsumsi gula maksimal 50 gram per hari atau Disekitar 4 Alatmakan makan. Jumlah tersebut mencakup gula yang berasal Didalam berbagai Konsumsi dan minuman Untuk sehari.
Penggunaan SKM sebagai pelengkap Konsumsi dan minuman perlu disesuaikan Didalam kebutuhan, terutama ketika Untuk satu hari sudah terdapat sumber gula tambahan lainnya.
(mal/up)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Benarkah Minum Susu Di Malam Hari Bisa Bikin Tidur Nyenyak?











