Jakarta, CNN Indonesia —
Chery Sales Indonesia membenarkan telah terjadi kebakaran yang melibatkan Tiggo Cross Chery Super Hybrid (CSH) milik konsumen Ke Bandung, Jawa Barat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh, perusahaan menyebut penyebab kebakaran bukan berasal Bersama komponen kendaraan, melainkan adanya kain perca yang tertinggal Ke Didekat area knalpot.
“Insiden ini dipicu Dari adanya faktor eksternal berupa kain perca yang tertinggal Ke Didekat area lower arm dan berada Didekat Bersama exhaust manifold bersuhu sangat tinggi Pada beroperasi,” tulis Chery Untuk keterangan resminya, dikutip Kamis (9/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Hal tersebut memicu terjadinya percikan api yang menyebabkan kebakaran,” lanjut perusahaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chery menyebut hasil investigasi tidak menemukan indikasi kegagalan Ke komponen, suku cadang, maupun sistem kendaraan yang terlibat Untuk insiden tersebut. Karenanya, perusahaan menegaskan Tiggo Cross CSH tetap aman digunakan sesuai panduan penggunaan.
Sebagai tindak lanjut, Chery Indonesia Berencana memperkuat sejumlah langkah Upaya Mencegah. Perusahaan Berencana Memperbaiki Pelatihan kepada seluruh pihak mengenai pentingnya Penanganan kendaraan yang benar Untuk menjaga keselamatan berkendara.
Samping Itu, Chery juga Berencana melakukan evaluasi menyeluruh Di proses kerja Ke jaringan bengkel resmi, memperkuat standar operasional, Melakukan pelatihan ulang, serta Memperbaiki kapabilitas seluruh personel layanan.
Menurut Chery, langkah tersebut dilakukan agar seluruh proses pemeriksaan, Penanganan, dan penanganan kendaraan berjalan Bersama standar yang ketat, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Perusahaan menegaskan keselamatan dan kepuasan konsumen tetap menjadi prioritas utama. Insiden ini disebut menjadi perhatian serius dan Berencana dijadikan bahan evaluasi Sebagai Memperbaiki Standar layanan, Pelatihan konsumen, serta penerapan standar operasional Ke seluruh jaringan resmi.
Chery juga mengungkapkan telah menghubungi konsumen Dari 4 Juli 2026. Perusahaan memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa Untuk peristiwa tersebut.
Konsumen berinisial L disebut telah Merasakan hasil pemeriksaan kendaraan dan mencapai kesepahaman Bersama Chery.
“Komunikasi serta pendampingan yang berjalan Bersama sangat baik membuat kami merasa lebih Tenteram Untuk Berusaha Mengatasi situasi seperti ini. Kami pun telah Merasakan hasil pemeriksaan yang menyeluruh dan transparan, sekaligus mencapai solusi bersama,” kata konsumen tersebut.
Tindak Kejahatan kedua
Insiden Ke Bandung menjadi Tindak Kejahatan kebakaran kedua yang melibatkan Tiggo Cross CSH Untuk beberapa waktu terakhir.
Sebelumnya Itu, sebuah Tiggo Cross CSH juga terbakar dan videonya sempat viral Ke media sosial. Untuk unggahan akun TikTok fourcyls, terlihat asap hitam membumbung tinggi Sebelumnya api membesar Bersama area kap Didepan.
Kebakaran tersebut menghanguskan Dibagian kap Didepan hingga pilar A Kendaraan Pribadi berwarna putih itu. Kendaraan diduga masih Mutakhir Lantaran menggunakan pelat nomor putih bertuliskan merah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi Ke ruas Tol Jakarta-Cikampek, tepatnya Ke Disekitar Pondok Gede Ke Jatibening, Ke akhir Maret 2026.
Mengacu Ke hasil investigasi awal yang Sebelumnya Itu disampaikan Chery, kendaraan berfungsi normal tanpa adanya notifikasi malfungsi Ke panel instrumen. Pengemudi Lalu menepikan Kendaraan Pribadi Sesudah melihat munculnya asap Bersama Dibagian Didepan kendaraan.
“Ke tahap investigasi ini, belum terdapat indikasi yang mengaitkan insiden Bersama baterai maupun sistem kelistrikan, yang berada Ke Dibagian bawah kendaraan Ke area Di hingga Dibelakang,” tulis Chery Pada itu.
Meski demikian, perusahaan menyebut masih terdapat kemungkinan adanya faktor lain, seperti keterlibatan material eksternal atau benda Foreign Ke luar komponen produk.
(ryh/mik)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Chery Tiggo Cross CSH Terbakar Ke Bandung, Kain Perca Penyebabnya?











