loading…
Polri Mengadakan peluncuran dan bedah Literatur Strategi Polri Di Pemberantasan TPPO: Perlindungan Perempuan dan Anak Di Era Digital Di Jakarta, Rabu (21/1/2026). Foto/Dok. SindoNews
Literatur ini menjadi ruang terbuka Bagi publik Bagi memahami perkembangan dan dinamika kejahatan Perlindungan Perempuan dan Anak–Perdagangan Orang (PPA-PPO) yang kini Lebihterus kompleks dan lintas sektor.
Isinya merangkum Pengalaman Hidup, strategi, dan kerja kolaboratif Polri bersama kementerian/lembaga, akademisi, serta mitra internasional Di mencegah dan memberantas TPPO. Baca juga: Peristiwa Pidana Hukum TPPO 9 WNI Di Kamboja, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara
Dedi Prasetyo menegaskan, TPPO Di ini tidak lagi berdiri sendiri sebagai kejahatan konvensional. Kejahatan ini telah bertransformasi memanfaatkan media sosial, Jalur Digital, hingga jaringan lintas Negeri.
Lantaran itu, Polri mengedepankan pendekatan terpadu dan kolaboratif. Mulai Bersama penguatan Direktorat PPA-PPO, kerja sama internasional, hingga Pra-Penanganan berbasis keluarga, sekolah, dan literasi digital Kelompok. “Literatur ini penting agar Kelompok tahu bahwa kejahatan PPA-PPO terus berkembang, dan penanganannya tidak bisa hanya Dari Polri, tetapi harus melibatkan semua pihak,” katanya.
Dedi juga menekankan prinsip penanganan yang menempatkan korban sebagai subjek perlindungan, bukan Bagi disalahkan. Ia berharap Literatur ini dapat dibaca luas Dari Kelompok sebagai sarana Belajar dan kewaspadaan bersama.
Bersama memahami pola, risiko, dan upaya penanganan TPPO, Kelompok diharapkan turut berperan aktif mencegah kejahatan perdagangan orang. Khususnya Di perempuan dan anak, Di era digital yang terus berubah. Baca juga: Yusril Ungkap Topik Polri Di Bawah Kementerian Dibahas Di Komisi Percepatan Reformasi Polri
Bedah Literatur dilakukan langsung Dari para penanggap ahli dan akademisi nasional. Mereka yakni Poengky Indarty, Komjen Pol Dwiyono, Prof Nurini Aprilianda, Prof Hj Sri Endah Wahyuningsih, Prof Ani Purwanti, dan Prof Eva Achjani Zulfa. Mereka menilai Literatur ini relevan sebagai rujukan akademis sekaligus panduan praktis Keputusan Lantaran memotret langsung praktik penanganan TPPO Di lapangan.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Peluncuran Literatur Penanganan TPPO, Wakapolri: Kejahatan Ini Telah Bertransformasi











