Bisnis  

Redam Pertempuran Dagang, AS-China Sepakat Pangkas Tarif Produk Impor Rp537 Triliun

loading…

Karpet merah digelar Sebelumnya Pemimpin Negara Donald Trump dan Ibu Bangsa Melania Trump menyambut Pemimpin Negara China Xi Jinping dan istrinya, Peng Liyuan, Hingga Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland, Rabu, 23 September 2026. FOTO/AP

WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) dan China menyepakati pemangkasan tarif timbal balik senilai USD30 miliar atau setara Rp537 triliun serta membuka dialog formal mengenai kecerdasan buatan (AI) Sesudah pertemuan tiga hari Pemimpin Negara AS Donald Trump dan Pemimpin Negara China Xi Jinping Hingga Washington. Kesepakatan tersebut menjadi Dibagian Bersama konsensus delapan Skor yang mencakup perdagangan, Penanaman Modal, Ilmu Pengetahuan, Pertanian dan hubungan ekonomi kedua Bangsa.

Kementerian Luar Negeri China mengatakan kesepakatan tarif tersebut mencakup perlakuan tarif yang lebih rendah Sebagai Produk-Produk non-sensitif senilai USD30 miliar Bersama masing-masing Bangsa. Dikutip Bersama Reuters, produk AS yang masuk Untuk skema tersebut Antara lain Produk Internasional Pertanian, ikan dan Konsumsi laut, kayu, Peralatan Kecantikan, serta alat Kesejaganan, sedangkan produk China mencakup peralatan Rumah tangga kecil, mainan, dekorasi hari raya dan Bangku keselamatan anak.

Baca Juga: Meski Bersama Sebab Itu Musuh Utama AS, Trump Gelar Karpet Merah Sebagai Xi Jinping

Kedua Bangsa juga mengoperasionalkan U.S.-China Board of Trade yang bertugas Merundingkan perdagangan Produk non-sensitif serta membentuk kelompok kerja Sebagai mengatasi hambatan akses pasar Hingga sektor Pertanian. Di Itu, AS dan China membentuk Board of Investment sebagai saluran Sebagai Merundingkan Kemungkinan Penanaman Modal dan berbagai hambatan yang dihadapi perusahaan Bersama kedua Bangsa.

Untuk sektor energi, China berkomitmen mengimpor sedikitnya 10 juta ton batu bara Bersama AS Ke 2027 dan jumlah yang sama Ke 2028. Kesepakatan tersebut menjadi Dibagian Bersama upaya kedua Bangsa memperluas hubungan perdagangan Sesudah Sebelumnya Itu hubungan dagang mereka diwarnai kenaikan tarif dan pembatasan perdagangan.

Sektor Pertanian juga menjadi perhatian Melewati kelompok kerja Mutakhir yang Berorientasi Ke hambatan akses pasar. China Sebelumnya Itu telah Berkata komitmen membeli kedelai AS hingga 25 juta ton per tahun sampai 2028, meski realisasi pembelian Pada ini disebut masih berada Hingga kisaran 15,5 juta-16 juta ton per tahun.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Redam Pertempuran Dagang, AS-China Sepakat Pangkas Tarif Produk Impor Rp537 Triliun