Luncurkan Bacaan, Rifyan Ridwan Deklarasi Karena Itu Bakal Kandidat Ketum PB HMI

loading…

Rifyan Ridwan Saleh Melakukan Bacaan berjudul HMI in The Future: Gagasan, Arah Mutakhir, dan Peran Strategis HMI Di Indonesia Masa Didepan Di Jakarta Selatan. Foto/istimewa

JAKARTA – Rifyan Ridwan Saleh Melakukan Bacaan berjudul “HMI in The Future: Gagasan, Arah Mutakhir, dan Peran Strategis HMI Di Indonesia Masa Didepan” Di Jakarta Selatan. Peluncuran Bacaan tersebut sekaligus deklarasi Rifyan sebagai bakal Kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI).

Kegiatan peluncuran tersebut menjadi ruang Untuk membedah gagasan yang dituangkan Rifyan Di bukunya sekaligus Menyuarakan Pendapat arah masa Didepan HMI.

Hadir sebagai pembahas Bacaan tiga tokoh Di latar Di yang berbeda, yakni Staf Khusus Pembantu Presiden Tim Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) bidang Transformasi Digital dan Penguatan Pelayanan Publik Ilham Akbar Mustafa.

Guru Besar Hukum Tata Negeri Universitas Esa Unggul Juanda; serta Managing Partner sekaligus Co-Founder OS Law Partnership sekaligus praktisi hukum Ojak Situmeang.

Baca juga: Usung Gagasan HMI Resilience, Nur Latuconsina Siap Bertarung Di Kongres HMI XXXIII

Peluncuran Bacaan berlangsung Di momentum Ke Kongres HMI XXXIII Di Lampung Di November 2026. Di kesempatan yang sama, Rifyan juga menyampaikan deklarasi dirinya sebagai bakal Kandidat Ketua Umum PB HMI Periode 2027–2029.

Untuk Rifyan, deklarasi tersebut merupakan penegasan atas pilihannya Untuk tidak membiarkan gagasan berhenti sebagai tulisan, tetapi memperjuangkannya Melewati ruang pengabdian Di HMI.

“Saya tidak ingin gagasan-gagasan Di Bacaan ini berhenti menjadi tulisan. Saya memilih Untuk memperjuangkannya. Saya Berkata diri sebagai bakal Kandidat Ketua Umum PB HMI Periode 2027–2029 Sebab saya ingin menghibahkan diri, pikiran, Pengalaman Hidup, waktu, dan seluruh kemampuan yang saya miliki Untuk umat dan bangsa Melewati HMI,” ujarnya, Rabu (30/9/2026).

Rifyan menegaskan kepemimpinan Di HMI bukan semata persoalan jabatan, melainkan bagaimana mandat digunakan Untuk menerjemahkan gagasan menjadi kerja dan pengabdian.

“Untuk saya, menjadi Ketua Umum bukanlah tujuan akhir. Jabatan hanyalah alat Untuk menghidupkan gagasan. Yang jauh lebih penting adalah apakah HMI mampu menjadi ruang lahirnya manusia-manusia yang berilmu, berintegritas, berani Membahas tanggung jawab, dan Memberi manfaat Untuk umat dan bangsa,” katanya.

Baca juga: Kongres XXXIII, Badko HMI Sumatera Utara Kantongi Dukungan Gubernur Bobby Nasuton

Staf Khusus Pembantu Presiden Tim Menteri P2MI Bidang Transformasi Digital dan Penguatan Pelayanan Publik Ilham Akbar Mustafa mengapresiasi inisiatif Rifyan Memperkenalkan sebuah karya intelektual Di Di momentum Ke Kongres HMI. Terlepas Di posisi Rifyan sebagai kandidat, penerbitan Bacaan tersebut merupakan upaya Memperkenalkan percakapan Kongres HMI yang lebih substantif.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Luncurkan Bacaan, Rifyan Ridwan Deklarasi Karena Itu Bakal Kandidat Ketum PB HMI