loading…
Meta. FOTO/ The Verge
Berdasarkan putusan yang diumumkan Ke 29 Juni 2026, hakim federal Yvonne Gonzalez Rogers Hingga Oakland, California, menolak permintaan Meta Platforms Untuk menolak gugatan tersebut.
Gugatan yang diajukan Bersama jaksa agung Di 29 Negeri bagianASini menuduh bahwa Meta merancang Facebook dan Instagram Untuk Mendorong penggunaan berlebihan Bersama anak-anak sambil menyembunyikan dampak berbahaya Di platform ini Di Komunitas umum.
Hakim Rogers mengizinkan Peristiwa Pidana ini dilanjutkan Bersama tuduhan Kejahatan Finansial, praktik Usaha yang tidak adil, dan Kartu Merah Undang-Undang Perlindungan Kerahasiaan Online Anak-Anak. Ia juga memutuskan bahwa Meta belum sepenuhnya mematuhi persyaratan pemberitahuan dan persetujuan orang tua yang diatur Di undang-undang tersebut.
Meta Berkata bahwa mereka tidak setuju Bersama tuduhan tersebut dan berpendapat bahwa bukti Akansegera membuktikan bahwa perusahaan telah lama berkomitmen Untuk melindungi Pemakai muda.
Sambil Itu, Jaksa Agung California Rob Bonta menyebut putusan tersebut sebagai Menang signifikan Di upaya meminta pertanggungjawaban Meta atas dampaknya Di Kesejaganan mental anak-anak Amerika.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan











