Jakarta –
Prediabetes terjadi Di kadar gula darah tinggi, tetapi belum cukup tinggi Bagi Disorot sebagai diabetes tipe 2. Kisaran kadar gula darah (glukosa) puasa yang sehat adalah 70-99 mg/dL. Jika mengidap prediabetes, kadar gula darah puasa biasanya berkisar Di 100-125 mg/dL.
Prediabetes umum terjadi. Situasi ini bisa berkembang menjadi diabetes tipe 2, yang bisa menyebabkan kerusakan Di banyak Pada tubuh jika tidak diobati. Apa saja gejalanya?
Tanda Prediabetes
Prediabetes seringkali tidak Menunjukkan Tanda. Lebih Bersama 8 Bersama 10 orang yang mengalaminya tidak Mengetahui bahwa mereka mengidap Penyakit ini. Salah satu kemungkinan tanda prediabetes adalah kulit yang menghitam Di ketiak atau Pada Di dan Samping leher.
Dikutip Bersama laman Cleveland Clinic dan Mayo Clinic, beberapa tanda awal yang Mungkin Saja Menunjukkan perkembangan menjadi diabetes tipe 2 meliputi:
- Perubahan pola buang air kecil: Keinginan buang air kecil yang sering, Mungkin Saja paling terasa Di malam hari.
- Rasa haus dan lapar: Merasa sangat haus dan lapar, meski sudah makan secara teratur
- Gangguan penglihatan: Pandangan menjadi kabur
- Sensasi tidak nyaman Di tangan atau kaki: Adanya rasa kesemutan atau mati rasa.
- Berat badan: Adanya penurunan berat badan yang tidak disengaja
Beberapa tanda lainnya meliputi seringnya terjadi Gangguan Menyebar, kelelahan, hingga luka yang lambat sembuh.
Faktor Risiko Prediabetes
Faktor yang meningkakan kemungkinan terkena diabetes tipe 2 juga Meningkatkan risiko prediabetes. Beberapa faktor tersebut meliputi:
- Berat badan: Kelebihan berat badan menjadi faktor utama prediabetes. Lebih banyak jaringan lemak, Lebih resisten sel-sel Di insulin.
- Ukuran pinggang: Risiko resistensi insulin Menimbulkan Kekhawatiran Ke pria Bersama lingkar pinggang lebih Bersama 101 cm dan wanita Bersama lingkar pinggang 88,9 cm.
- Pola makan: Mengonsumsi daging merah dan daging olahan, serta minuman manis dikaitkan Bersama risiko prediabetes yang lebih tinggi.
- Kurangnya Olah Raga: Lebih kurang aktif, maka Lebih besar risiko terkena prediabetes.
- Usia: Meski bisa berkembang Ke usia berapapun, risiko prediabetes Menimbulkan Kekhawatiran Sesudah usia 35 tahun.
- Riwayat keluarga: Risiko Menimbulkan Kekhawatiran jika seseorang Memiliki orang tua atau saudara kandung yang mengidap diabetes tipe 2.
Praktisi Kesejaganan dr Diana Suganda, SpGK mengatakan perubahan Cara Hidup menjadi salah satu faktor yang membuat banyak Tindak Kejahatan diabetes ditemukan Ke usia muda.
“Diabetes juga bisa muda-muda, atau prediabetes, kenapa? Lantaran lifestylenya sudah berubah, makan seadanya atau siap saji yang tidak fokus Di gizinya, lack of activity (mageran), stresor tinggi. Nah (Lantaran) itu risiko-risiko Menimbulkan Kekhawatiran,” kata dr Diana Untuk sebuah talkshow.
Cara Membantu Mengatasi Prediabetes
Dikutip Bersama laman Healthline, berikut beberapa cara Bagi membantu mengatasi prediabetes.
1. Konsumsi Konsumsi yang ‘Bersih’
Salah satu faktor risiko pradiabetes adalah pola makan tinggi Konsumsi olahan yang mengandung tambahan lemak, kalori, dan gula tanpa nilai gizi. Pola makan tinggi daging merah juga Meningkatkan risiko Penyakit ini.
Konsumsi ‘bersih’ yang terdiri Bersama pilihan Konsumsi yang lebih sehat bisa membantu mengembalikan kadar gula darah normal. Hal ini bisa membantu mencegah seseorang Merasakan diabetes tipe 2.
Pilih Konsumsi rendah lemak dan rendah kalori Untuk Asupan Konsumsi. Konsumsi tersebut meliputi:
- Buah-buahan Bersama karbohidrat kompleks
- Sayuran
- Daging tanpa lemak
- Biji-bijian utuh
- Lemak sehat, seperti alpukat
2. Aktivitasfisik teratur
Kurangnya Olah Raga merupakan salah satu faktor risiko Bagi prediabetes. Tak hanya bagus Bagi energi, Aktivitasfisik juga menurunkan kadar gula darah Bersama Meningkatkan sensitivitas insulin. Hal ini memungkinkan sel-sel Untuk tubuh menggunakan insulin Bersama lebih efisien.
Idealnya, Olah Raga Lagi perlu dilakukan Di 30-60 menit, setidaknya 5 hari Untuk seminggu. Laga Persahabatan bisa meliputi:
- Jalan kaki
- Mengayuh Sepeda
- Joging
- Latihan Fisik aerobik.
Memangkas lemak tubuh hanya 5-10 persen bisa memperbaiki kadar gula darah dan membantu mengatasi prediabetes. Bagi sebagian orang, ini setara Bersama 4,5-9kg.
Resistensi insulin juga Menimbulkan Kekhawatiran Di ukuran pinggang lebih besar, yaitu Di 90 cm Bagi wanita dan 101 cm Bagi pria.
4. Minum Lebih Banyak Air
Minum air putih adalah cara lain yang sangat baik Bagi membantu mengatasi prediabetes dan mencegah diabetes tipe 2. Air membantu mengontrol kadar glukosa darah dan merupakan pengganti yang sehat Bagi minuman bersoda dan jus buah. Biasanya minuman-minuman tersebut mengandung tinggi gula.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Sebelumnya Bersama Sebab Itu Diabetes! Kenali Apa Itu Prediabetes dan Cara Mengatasinya











