Wisata  

Ketika Dua Turis Belanda Pengoleksi Keris Blusukan Di Nganjuk



Nganjuk –

Dua turis asal Belanda yang Kegemaran mengoleksi keris kedapatan blusukan Di Nganjuk, Jawa Timur. Mereka berkunjung Di Museum Anjuk Ladang dan Museum Tritik.

Dua turis Belanda itu bernama Tonny dan Remco. Untuk kunjungannya Di kedua museum itu, keduannya didampingi Komunitas Pecinta Sejarah dan Ekologi Nganjuk (Kota Sejuk).

“Keduanya sebenarnya bekerja sebagai tato Seniman Di Bali. Mereka Wacana Di Jogja Untuk melihat pameran keris, Agar diajak mampir Di Nganjuk Dari teman-teman,” ungkap Ketua Kota Sejuk, Amin Fuadi, Senin (12/10/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Amin, Untuk perjalanannya Di Indonesia, Tonny merupakan sosok yang suka merawat keris sesuai adat Jawa. Sedangkan Remco, juga sebagai kolektor keris.

“Dia punya 250 keris,” ujar Amin.

Kedua wisatawan mancanegara itu juga melihat secara langsung Kebiasaan lokal Kota Angin.

Pada Di Nganjuk, kedua tamu spesial itu juga Melakukan Kunjungan Di Candi Lor, melihat Perayaan Seni literasi hingga mendatangi lokasi ditemukannya stegodon Di hutan Tritik. Mereka juga singgah Di Museum Tritik dan Museum Anjuk Ladang.

“Mereka juga mencicipi Masakan khas Nganjuk, nasi becek,” tambah Amin.

Masih kata Amin, hasil kunjungan Di Nganjuk Berencana dipaparkan kedua turis itu kepada teman-temannya satu komunitas, serta kolega mereka Di luar Bangsa lain.

Sambil Itu Remco mengaku kagum Bersama koleksi-koleksi yang berada Di Museum Anjuk Ladang dan Museum Tritik. Belum lagi situs-situs bersejarah hingga Masakan khas Di Kota Angin.

“Seperti halnya Kelompok Indonesia Secara Keseluruhan, Kelompok Di sini (Nganjuk) ramah-ramah, baik. Sebenarnya ingin lama-lama Di sini, tapi kami harus Di Di Jogja,” tutur Remco.

———-

Artikel telah naik Di detikJatim.

(wsw/wsw)

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Ketika Dua Turis Belanda Pengoleksi Keris Blusukan Di Nganjuk